soshite Okaeri sono ore no BLOG! syahrielos.tk! Silahkan melihat-lihat isi blog kecil ini! jangan lupa tinggalkan jejak komentar / +1 / like ya!

2016-07-31

Tentang Sistem Auto Shutdown Android

Assalamu'alaikum Wr. Wb semua.
Pagi-pagi gini masih ngantuk ane. Soalnya tadi malam begadang ampe jam 3 gara-gara war Clash of Clans (Cari Indo Legends Jr. Lv4 kalo pengen join).
Tentang Sistem Auto Boot Android
Sistem Auto Boot Android adalah fitur yang ada di Android sejak versi AOSP Gingerbread (Gak tau sejak kapan sebenarnya). Auto Shutdown sebenarnya  dibekali Auto Boot (Menghidupkan kembali otomatis). Yang membuat kalian heran pasti ada 2 'kan?:
- Bagaimana Waktu pada Android tetap berjalan meskipun seluruh sistem mati?
- Bagaimana Android dihidupkan tepat pada waktu itu mengacu pada jam standar Android tersebut?
Jawabannya:
Disini Ada 2 Pertanyaan. Dan jawabannya saling berkaitan.
Sebenarnya sistem android tidak benar-benar mati ketika di shutdown. Tapi hanya kernel dan Android OS nya yang mati. Sistem Inti hardwarenya tetap hidup. Tahu Sistem Inti hardware?. Hardware Android memiliki Spesifikasi Yang hampir sama dengan Komputer/Laptop jaman 2000-2006 an. Bedanya jika Laptop pake prosessor berbasis x86 (32bit) sedangkan standar spek Android memiliki prosesor ARMv7 dengan clock yang cukup tinggi. Di Sistem Inti Hardware Ada Chip yang disebut BIOS dan CMOS (Baterai CMOS).
BIOS di komputer memiliki fungsi untuk mengkomunikasikan Software dan Hardware sehingga OS bekerja secara lengkap. CMOS adalah baterai yang mentenagai Motherboard ketika baterai Yang Gede (baterai yang bisa diganti itu loh) Diganti atau dicabut. Jangan kira Umur baterai CMOS itu singkat karena ukurannya yang kecil. baterai CMOS ini bisa bertahan 2-5 tahun bahkan lebih lho. Jika CMOS berkurang tapi Baterai terpasang, Maka CMOS akan mengisi dayanya dengan daya dari baterai.
Back to topic. BIOS tetap hidup ketika sistem Android mati. Karena itulah jam pada android tetap jalan meskipun Androidnya mati total (hardbrick). BIOS menyimpan sejumlah hasil fungsi/properti standar pada Penyimpanan BIOS seperti Sisa Baterai, Jumlah RAM, Nama Prosesor, dan Waktu/Tanggal Android. Waktu/Tanggal ini bekerja terus menerus dengan mengandalkan baterai / CMOS dan Menggunakan Prosesor agar Waktu/Tanggal tetap benar (gak mungkin setelah jam 07:30:59 jadi 03:03:03, mengerikan kan kalo sampai terjadi? ).
Auto Boot dilaksanakan oleh BIOS. Diagramnya kaya gini:
Android > *Mengirim Data+**Bunuh diri > BIOS > ***Fungsi BIOS > Android.
*Mengirim sinyal ke BIOS dan data waktu dan tanggal dihidupkan ke Penyimpanan BIOS.
**Maksudnya bunuh diri adalah mematikan Android OS
***Fungsi BIOS untuk menghidupkan Android pada Waktu yang telah ditentukan.
Jika baterai CMOS habis maka BIOS akan mati dan hasil fungsi / properti akan tetap ketika baterai removable dicopot.
Namun, ada beberapa Smartphone yang mempunyai baterai yang ditanamkan, kebanyakan Tablet (7'+) dan Phablet(6" - 6"9'). Baterai ini menjamin kehidupan Baterai CMOS tetap terisi. Tapi lebih berbahaya karena baterai yang rusak sulit untuk diganti. (Mudah meledek noh )
Mungkin hari ini itu saja.
Wasalamu'alaikum Wr. Wb.

search term:
autoboot, auto shutdown, android auto shutdown, android system auto shutdown, android bios, hardware android

Tidak ada komentar:

Posting Komentar